[Beijing, 5 Januari 2026] — Saat tahun perdagangan baru dimulai, sektor "Fotovoltaik Berbasis Luar Angkasa" (SBPV) dengan cepat naik menjadi tema investasi dan teknologi terkemuka dalam industri Peralatan Listrik dan Energi Baru (EENE) China untuk tahun 2026.
1. Pergeseran Strategis ke Sumber Daya Orbital
Kenaikan minat ini terutama didorong oleh peraturan International Telecommunication Union (ITU) mengenai prioritas slot orbital dan frekuensi. Dengan meningkatnya "perlombaan luar angkasa" global untuk konstelasi internet satelit, permintaan akan susunan surya yang sangat efisien, ringan, dan tahan radiasi telah mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Produsen surya terkemuka China sekarang beralih dari instalasi darat ke solusi daya "Kelas Luar Angkasa" untuk mendukung penyebaran satelit besar-besaran yang direncanakan untuk tahun 2026.
2. Terobosan Teknologi dalam Efisiensi dan Berat
Katalis utama untuk tren ini adalah integrasi baru-baru ini dari Sel Tandem Perovskit-Silikon ke substrat fleksibel.
3. Tonggak Sejarah "Transmisi Daya Nirkabel" (WPT)
Analis pasar menyoroti bahwa tahun 2026 menandai transisi dari pengujian teoretis ke demonstrasi praktis transmisi daya nirkabel jarak jauh. Beberapa perusahaan milik negara (SOE) energi China telah memulai proyek untuk menguji pancaran daya microwave dari Orbit Bumi Rendah (LEO) ke stasiun penerima darat, yang bertujuan untuk menyediakan sumber energi bersih 24/7 yang berkelanjutan dan tidak terpengaruh oleh siklus cuaca atau malam.
4. Dampak Pasar dan Prospek Investasi
Perusahaan investasi, termasuk CITIC Securities dan CICC, telah mengeluarkan laporan yang memberi label tahun 2026 sebagai "Tahun Pertama Komersialisasi Energi Luar Angkasa."